Pages

Saturday, July 4, 2015

Menyusui dan Menyapih dalam Islam

Assalamualaikum,..

Alhamdulillah bisa nge-blog lagi,..
kali ini karena kepikiran terus dikepala atas informasi yang beberapa bulan lalu didapat di radio pengajian segmen ibu indonesia berbagi yang temanya parenting nabawiyyah sama mba poppy yuditya dari parenting nabawiyyah . Ketika itu sedang bercerita mengenai masalah persusuan ato menyusui dan menyapih.

Sebuah ilmu baru yang saya dapatkan dari radio pengajian tersebut bahwasanya menyusukan + menyapih itu tidak boleh lewat dari 2 tahun (based on Al-Quran).

DUUHH,.. salah dong informasi yang udah saya dapat dan saya yakini selama ini.
ketika dulu masi menyusukan anak pertama, saya sering baca-baca blog mengenai menyusui dan WWL (weaning with love a.k.a menyapih) . Beberapa tulisan di blog menyertakan rangkaian data penelitian maupun data dari berbagai instansi yg mengadakan penelitian. diantaranya :

"UNICEF mendorong pemberian ASI selama 2 tahun atau lebih dan American Academic of Pediastry juga mendorong ibu untuk memberi ASI kepada bayinya selama kurang lebih setahun dan terus berlanjut selama ibu dan anak masih menginginkannya."

Menurut DR Jack Newman, anak yang menyusu hingga akhirnya ia ingin berhenti sendiri, pada umumnya akan lebih mandiri dan merasa percaya diri dengan kemandiriannya. Ia telah menerima rasa nyaman dan aman dari dada ibunya hingga ia merasa siap untuk menstopnya. Ketika ia sudah berhasil menstopnya, ia akan merasa bahwa ia telah berhasil mencapai sesuatu dan akan terus maju menuju tahap berikutnya.

EEE... tetapii... menurut Allah SWT dalam surat Al-Ahqaaf ayat 15,
mengandung sampai menyapihnya adalah 30 bulan. jika saja masa mengandung 9-10 bulan maka yang tersisa untuk menyusui adalah 20-21 bulan. yang artinya,. antara usia 20-21 bulan boleh boleh aja disapih..
ini cuplikan ayatnya,..
Al - Ahqaaf : 15

lalu Allah SWT menambahkan petunjuk sama kita lewat surat Al-Baqarah ayat 233,
Agar para ibu menyusukan anaknya selama dua tahun, untuk yang ingin menyempurnakan masa penyusuannya. hanya untuk menyempurnakan Allah SWT limit sampai 2 TAHUN SAJA. ga boleh lebih.. tapi gpp kurang.. ya minimal 6 bulan deh..
Bahkan Allah SWT juga kasi tau jika keduanya ingin menyapih kurang dari dua tahun dengan kerelaan dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya.. which mean kerelaan dan permusyawaratan kedua orang tua YES? masa bermusyawarat sama balita... belum bisaeeuun kan yaaa??
ini nih,.. contekan ayatnya..
Al-Baqarah : 233

SO? lebih percaya mana??
Al-Quran ato UNESCO dan doktor jack??
you choose!

saya yaa jelas lebih percaya Al-Quran..
pelajaran baru buat saya untuk ga telan mentah-mentah ilmu breastfeeding dari sumber yang bukan muslim.

TAPIkaaan menyapih anak itu susaaaahhh...
suka banyak drama tangisaaan...

iyeesshh..
bener bangeet,.. saya ngalamin jugaa..
drama tangisan yang terkadang kita LEBIH SERING tidak tega dibanding tegaan...
kita berat untuk melakukan penyapihan apalagi yang mau disapih??

ternyata,.. cara saya salah,..
SAYA SALAH karena membuat konsep penyapihan sebagai suatu peristiwa yang menyedihkan
SEMESTINYA SAYA membuat moment penyapihan sebagai sebuah ACHIEVEMENT untuk saya dan buah hati saya.
SEMESTINYA SAYA bersama-sama dengan buah hati saya melapangkan dada dan menuntun mereka dengan mengatakan bahwa ini adalah perintah Allah SWT. dan dengan menaati perintah Allah SWT berarti saya dan buah hati sudah mendapatkan ACHIEVEMENT kami.
sambil menyelam minum air kita juga sudah sekaligus mengajarkan konsep keTuhanan kepada anak kita bukan?

alhamdulillah sarrah berhasil disapih di usia 22 bulan..
beralih dari puting susu ke dot dengan susu uht
lalu diusia 29 bulan lepas total dari dot dan minum susu uht langsung dari kotaknya.

PR baru saya nanti adalah menyapih Farid. buah hati kedua kami. 

No comments:

Post a Comment